Penerapan Pembelajaran Akuatik untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Keselamatan Air pada Peserta Didik Sekolah Dasar

Main Article Content

Muhammad Fajar Triyansyah, Rizka Hermawaty, Muhammad Haikal Ahla Firdaus , Muhammad Ihsan Fadillah

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat pengetahuan, kemampuan dasar berenang, serta rasa percaya diri peserta didik melalui pendekatan pembelajaran akuatik yang disusun secara sistematis. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari masih rendahnya literasi keselamatan air pada anak usia sekolah, disertai kurangnya keterampilan renang dasar yang seharusnya menjadi kompetensi penting dalam konteks pencegahan risiko tenggelam. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi edukatif mengenai prinsip keselamatan air, penjelasan mengenai potensi bahaya di lingkungan perairan, serta pentingnya kesiapsiagaan diri. Selain itu, pelatih memberikan demonstrasi teknik dasar seperti pernapasan, posisi tubuh, dan gerak kaki, yang kemudian dilanjutkan dengan latihan praktis di kolam dangkal untuk memastikan peserta dapat mengaplikasikan konsep secara bertahap. Evaluasi dilakukan pada setiap sesi guna memantau perkembangan keterampilan dan memastikan peserta memahami instruksi yang diberikan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam memahami konsep keselamatan air dan melakukan teknik dasar seperti floating, pengaturan napas, serta koordinasi gerak tubuh saat berada di air. Peningkatan ini tidak hanya terlihat pada aspek teknis, tetapi juga tercermin dari bertambahnya keberanian peserta dalam memasuki dan bergerak di air tanpa rasa cemas berlebihan. Program ini turut memberikan dampak psikologis positif, seperti meningkatnya rasa percaya diri dan kesadaran peserta mengenai pentingnya perilaku aman di sekitar lingkungan perairan. Secara keseluruhan, kegiatan pembelajaran akuatik ini terbukti efektif sebagai strategi edukatif untuk meningkatkan literasi keselamatan air sekaligus menjadi sarana pengembangan keterampilan motorik, khususnya dalam konteks pendidikan jasmani di sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pembelajaran akuatik dalam kurikulum sekolah dapat menjadi upaya preventif jangka panjang dalam meminimalisasi risiko kecelakaan air pada anak

Article Details

Section
Articles