Pembelajaran Teknik Dasar Renang untuk Anak Tunagrahita Upaya Peningkatan Motorik Kasar, Kognitif, dan Keberanian siswa kelas III, V, dan VI MI. jamiyyaislamiyah kp. Ceger tanggerang selatan,permata bintaro club house

Main Article Content

Muhammad Bilung Hasbulloh, Aldian Fatimura, Fatwa Ayyasi

Abstract

Anak tunagrahita termasuk kelompok Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang umumnya memiliki keterbatasan dalam kemampuan berpikir, bersosialisasi, dan perkembangan motoriknya. Karena kondisi tersebut, mereka membutuhkan proses pembelajaran yang jelas, konkret, mudah dilihat, dan dilakukan melalui pengalaman langsung agar lebih mudah dipahami. Salah satu kegiatan yang cukup menjanjikan untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik kasar sekaligus menstimulasi kemampuan kognitif mereka adalah pembelajaran teknik dasar renang. Aktivitas renang sendiri melibatkan hampir seluruh bagian tubuh mulai dari tangan, kaki, hingga pernapasan sehingga memberikan rangsangan yang lengkap dan cocok untuk anak dengan hambatan intelektual.
Penelitian ini bertujuan menggali bagaimana latihan teknik dasar renang dapat mendukung peningkatan motorik kasar, koordinasi gerak, keberanian, fokus, serta kemampuan anak tunagrahita dalam memahami instruksi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif pada 3 anak tunagrahita sedang di MI. jamiyyaislamiyah kp.ceger tangerang selatan . Data dikumpulkan melalui observasi sebelum, selama, dan setelah kegiatan renang, serta wawancara dengan guru kelas dan guru pendamping. Materi yang diajarkan meliputi pengenalan dan adaptasi air, latihan pernapasan, teknik meluncur, gerakan kaki, gerakan tangan, hingga koordinasi dasar antara kedua gerakan.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa latihan renang memberikan pengaruh positif yang cukup besar. Anak terlihat lebih baik dalam motorik kasar, lebih terkoordinasi saat bergerak, dan lebih berani saat berada di air. Selain itu, mereka juga menunjukkan peningkatan dalam mengikuti instruksi dan terlihat lebih percaya diri. Lingkungan air yang tenang turut membantu mengurangi kecemasan sehingga anak dapat lebih fokus selama kegiatan. Dengan demikian, pembelajaran teknik dasar renang dapat menjadi salah satu alternatif metode yang efektif untuk mendukung perkembangan motorik maupun kemampuan kognitif dasar pada anak tunagrahita

Article Details

Section
Articles