Strategi Peningkatan Literasi Keselamatan Air dan Renang Dasar untuk Komunitas Pemuda di Kelurahan Benda Baru

Main Article Content

Ahmad Maulvi, Muhammad Fatir Albanni, Teguh Hamzah

Abstract

Tenggelam merupakan ancaman serius di kawasan urban dengan risiko hidrologis tinggi seperti Kelurahan Benda Baru, namun literasi keselamatan air masyarakat, khususnya pemuda, masih sangat rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kognitif dan psikomotorik keselamatan air serta membentuk kader pemuda yang tanggap darurat melalui strategi pelatihan Aquatic Literacy. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan Drill dan simulasi, kegiatan melibatkan 50 pemuda Karang Taruna yang sebelumnya mayoritas (76%) adalah non-swimmers. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan: rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 45 menjadi 86, dan keterampilan bertahan hidup (survival float) dikuasai oleh 78% peserta. Secara kualitatif, terbentuk Community Watch informal yang siap menjadi agen edukasi sebaya. Meskipun terkendala durasi dan infrastruktur, model pelatihan ini terbukti efektif, hemat biaya, dan adaptif untuk diterapkan di kawasan permukiman padat. Keberhasilan ini mengindikasikan perlunya integrasi kurikulum keselamatan air ke dalam program pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Article Details

Section
Articles