Program Pendampingan Kesiapan Motorik Anak Untuk Meningkatkan Keberanian Belajar Renang di Kelas Rendah Sekolah Dasar Negeri 01 Pamulang

Main Article Content

Muhamad Rifan Rahman Hakim, Rosid, Muhamad Iqbal Alisyah

Abstract

Ketakutan terhadap air (aquaphobia) dan rendahnya kesiapan motorik siswa sekolah dasar di lingkungan urban dengan status sosial ekonomi terbatas menjadi penghambat utama dalam pembelajaran akuatik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keberanian belajar renang dan keterampilan motorik kasar siswa kelas rendah melalui program pendampingan berbasis permainan dan kesiapan motorik neuro-kinestetik. Menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang terintegrasi dengan Service Learning, kegiatan ini melibatkan 60 siswa kelas 1 dan 2 SDN 01 Pamulang yang memiliki riwayat kecemasan air tinggi. Intervensi dilakukan selama delapan pertemuan dengan pendekatan "Play-Swim" yang diawali simulasi darat (dry-land drills) dan rasio pendampingan intensif. Evaluasi dilakukan menggunakan Aquatic Readiness Scale dan Test of Gross Motor Development-3 (TGMD-3). Hasil pengabdian menunjukkan penurunan signifikan tingkat kecemasan air pada 85% peserta dan peningkatan skor keterampilan motorik kasar sebesar 40% pasca-intervensi. Luaran kegiatan ini tidak hanya berupa peningkatan kompetensi siswa, tetapi juga terbentuknya Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan renang bagi sekolah. Kesimpulannya, integrasi kesiapan motorik darat efektif menjembatani hambatan psikologis siswa dalam aktivitas akuatik.

Article Details

Section
Articles