Peningkatan Kepercayaan Diri dan Penguasaan Teknik Dasar Renang melalui Program Pelatihan Renang bagi Siswa SMA 123 Kabupaten Tangerang
Main Article Content
Abstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi akuatik dan tingginya tingkat kecemasan terhadap air (aquaphobia) pada siswa SMA 123 Kabupaten Tangerang, di mana 75% siswa belum mampu berenang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kepercayaan diri dan penguasaan teknik dasar renang gaya dada serta kemampuan bertahan hidup di air (water survival) melalui penerapan "Metode Bertahap Parsial" yang terintegrasi dengan pendekatan psikologis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan Participatory Action Research (PAR) terhadap 32 siswa selama 8 pertemuan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan: tingkat kepercayaan diri siswa meningkat dari rata-rata skor 45 menjadi 85 (skala 100), dan secara teknis, 93,75% siswa berhasil menguasai teknik renang gaya dada sejauh 20 meter serta 100% mampu melakukan water trappen selama 1 menit. Kegiatan ini berhasil mengubah persepsi siswa terhadap aktivitas air dari ancaman menjadi gaya hidup sehat, serta mendorong terbentuknya ekstrakurikuler renang di sekolah. Kesimpulannya, intervensi holistik yang menggabungkan teknik dan psikologi efektif mengatasi hambatan belajar renang pada remaja di wilayah dengan fasilitas terbatas