PERAN GURU PJOK SEBAGAI PELATIH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR RENANG SISWA SEKOLAHMENENGAH PERTAMA 123 TANGERANG
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada materi renang yang disebabkan oleh faktor kecemasan (anxiety), kesulitan teknis, dan kurangnya keterlibatan guru dalam proses bimbingan langsung di air. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penerapan peran guru PJOK sebagai pelatih (coach) dalam meningkatkan motivasi belajar renang siswa kelas VIII SMP Negeri 123 Tangerang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, penelitian melibatkan 28 siswa (16 laki-laki dan 12 perempuan) sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan signifikan pada antusiasme dan partisipasi siswa setelah guru menerapkan strategi kepelatihan yang meliputi demonstrasi langsung di air (wet teacher), pemberian umpan balik korektif yang spesifik (constructive feedback), pendekatan personal untuk manajemen kecemasan, serta modifikasi alat bantu. Siswa yang awalnya pasif dan takut air menunjukkan peningkatan keberanian dan ketekunan (persistence) dalam mencoba teknik dasar renang. Interaksi yang lebih humanis dan terarah layaknya hubungan pelatih-atlet berhasil menciptakan iklim pembelajaran yang positif dan mengurangi hambatan psikologis siswa. Kesimpulannya, transformasi peran guru PJOK menjadi pelatih efektif dalam mendongkrak motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa dalam pembelajaran akuatik.